
Korea sebagai negara maju yang memiliki
adat dan budaya yang begitu mempesona menurut saya lihatlah pakaian
hanbok mereka yang kenakan, begitu anggun dan sopanya pakaian itu.
Ternyata seiring perkembangan jaman yang begitu maju pakaian hanbok
sendiri telah mengalami modifikasi mengikuti selera masyarakat.
hanbok modern udah jadi mini bawahanya dengan atasanya jadi lengan pendek.
Contohnya seperti kain jarit kita
ditanah air jika jaman dulu kain jarit yang kita pakai masih harus
dililit-lilit ke pinggang dan memakai kemben,sekarang ada kain jarit
yang sudah dibuat seperti rok jadi tinggal pakai saja.
Begitu juga dengan hanbok, bahkan
bawahan yang dipakai untuk hambok juga mengalami kemajuan. Yang tadinya
panjang sampai menyapu lantai sekarang bisa sampai diatas lutut, namanya juga fashion ya.
Terlepas dari itu semua ternyata banyak
orangtua yang merasa prihatin, sebenernya orang Korea jaman dulu sangat
sopan dalam berpakaian.Walau mereka mengutamakan penampilan tetapi untuk
urusan buka-bukaan masih dianggap tabu oleh mereka. Saya pernah lihat
ibu mertua marah-marah saat melihat cucu perempuanya yang sudah gadis
memakai kemeja yang kancing atasnya tidak dikunci akibatnya belahan
dadanya terlihat sedikit.
Walah-walah melihat begitu aja langsung
ngamuk apalagi kalau melihat cucunya yang sudah besar memakai rok super
mini heheheheh. Sepertinya orang tua jaman dulu memang tak suka melihat
anak-anak gadisnya memakai pakaian yang tak sopan.
Namun sekarang budaya barat sangat
mempengaruhi kehidupan anak muda di Korea apalagi didukung dengan
artis-artis pujaan mereka yang patut dicontoh fashionnya. Gak jauh beda
dengan ditanah air kan apa aja yang dipakai artis pasti masyarakat luas
juga jadi ikut-ikutan apalagi kaum mudanya.
Menanggapi bentuk keprihatinan
masyarakat luas yang melihat tingkah pola dan fashion rok mini yang
dipakai hanya 20 cm diatas lutut panjangnya dikenakan” tanpa celana
panjang” yang menutupi paha mereka. Sungguh mereka memakai rok mini itu
polos hingga mempertontonkan kakinya yang telanjang.
Gadis-gadis pergi keluar dengan kemeja
panjang dan rok super mini telah menjadi trend fashion di kalangan anak
muda di Korea. Karenanya presiden Back Geun-hye melalui kabinetnya
tanggal 22 Maret mengeluarkan undang-undang baru terkait gaya busana
anak muda di Korea, denagn ketentuan denda 50.000 Won jika memakai gaun
terlalu pendek ditempat umum.
Setelah keputusan ini
keluar orang-orang jadi ingat bahwa ayah dari presiden Back Geun-hey
yaitu almarhum Presiden Back Chung-hee ternyata di era tahun 70 an telah
membuat peraturan yang sama yaitu tidak pernah diperbolehkan untuk
memakai rok diatas lulut sepanjang 20 cm atau lebih.
Banyak politikus yang
menanggapinya bahwa undang-undang yang dibuat ini telah melanggar hak
azazi manusia. mereka mengatakan “mengapa pemerintah ikut campur dalam
cara berpakaian orang”
Sementara itu UU ini
ditujukan untuk kasus berpakaian tidak sopan ditempat umum, pemerintah
hanya ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tujuan sebenarnya
dari peraturan itu dibuat. Hiks saya jadi ingat tentang kasus laranga
memakai rok mini di Indonesia, banyak yang pro dan banyak yang kontra
juga menanggapinya.
Jangan karena mengatas
namakan HAM malah bikin kebebasan orang yang jadi kebablasan heheheheh
bisa jadi kita kembali kejaman dimana pakaian tidak dibutuhkan lagi.
Karena lebih nyaman tubuh dihias dan dilukis-lukis dari pada setiap hari
harus repot dengan urusan fashion.
Semoga apapun
undang-undang atau peraturan yang dibuat benar-benar bertujuan baik
untuk perkembangan kemajuan negara dimasa yang akan datang. So Korea
saja prihatin lihat tren fashion anak mudanya yang memakai pakaian super
mini apalagi negara kita ya heheheheheheh.
Sumber berita dari media online di Korea